Kota Semarang , Jawa Tengah MENOREH TENGAH X / 22
WA 085100785578WA 085100785578 Hubungi Kami
pmb@unwahas.ac.id email pmb unwahas
Kode prodi seo : 0501







Profile Program Studi Farmasi

Informasi Profil Program Studi Farmasi

AKREDITASI PROGRAM STUDI :
Akreditasi B, berdasarkan keputusan Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan Indonesia (LAM_PTKes) Nomor 0743/LAM-PTKes/Akr/Sar/XII/2019 tentang peringkat akreditasi dan masa berlakunya selama 5 (lima) tahun. Gelar lulusan S. Farm. (Sarjana Farmasi) Izin penyelenggaraan dan statusnya terdaftar dalam surat keputusan Menteri Pendidikan nasional Republik Indonesia dengan nomor 124/D/O/2000.
Tujuan Program Pendidikan (Educational Aims of the Program) :

Materi yang dipelajari (Course Content) :

Profil Perencanaan Lulusan (Graduate Profile) :

Kompetensi Lulusan:
Kompetensi Lulusan 1. Mampu mengidentifikasi masalah terkait obat dan alternatif solusinya untuk mengoptimalkan terapi. 2. Mampu melakukan pelayanan sediaan farmasi dan alat kesehatan sesuai prosedur. 3. Mampu menyiapkan sediaan farmasi yang aman, efektif, stabil dan bermutu. 4. Mampu menerapkan ilmu dan teknologi kefarmasian dalam pengembangan sediaan farmasi yang aman, efektif, stabil dan bermutu. 5. Mampu mencari dan/atau menelusur kembali, menganalisis, mengevaluasi, mensintesis, dan mendiseminasikan informasi terkait obat dan sediaan farmasi lainnya 6. Mampu menyediakan dan mendiseminasikan informasi terkait obat dan pengobatan dalam upaya promotif dan preventif kesehatan masyarakat. 7. Menunjukkan penguasaan konsep teoritis tentang obat dan aktivitas biologis yang dihasilkannya. 8. Mampu menerapkan konsep teoritis dan matematis dalam melakukan analisis fenomena fisika, fisikokimia, dan biologi. 9. Mampu menerapkan konsep teoritis berbagai bidang ilmu kefarmasian dalam melakukan riset bidang kefarmasian. 10. Mampu meningkatkan pengetahuan, ketrampilan dan kemampuan diri secara berkelanjutan. 11. Mampu menerapkan prinsip-prinsip manajemen dalam menjalankan pekerjaan kefarmasian. 12. Mampu membangun hubungan interpersonal dengan berbagai pihak. 13. Mampu bertindak secara bertanggungjawab sesuai ketentuan perundang-undangan, norma dan etik kefarmasian
Metode pembelajaran dan Asesmen (learning method dan asesment): ::
Pembelajaran berpusat pada mahasiswa dengan model tatap muka baik dalam kelas maupun secara online dan praktik laboratorium. Penilaian mengacu assessment pada tugas terstruktur, tugas kelompok, UTS, UAS
Struktur dan Persyaratan Program (Program Structure and Requirement) : ::

Dukungan Fasilitas bagi Mahasiswa (Support for Student) : ::
Pelayanan, pendampingan dan pembelajaran di bidang akademik dan informasi umum dengan fasilitas memadai berupa a) ruang kelas, b) laboratorium farmasetika, laboratorium farmasi fisika, laboratorium teknologi farmasi, laboratorium farmakologi, laboratorium farmakokinetika, laboratorium Mikrobiologi farmasi, laboratorium fitokimia, laboratorium kimia analisis, laboratorium biokimia, dan laboratorium kimia organik. c) wadah untuk berkreasi yang dikelola Badan Exsekutif Mahasiswa d) pusat bahasa dan pelatihan, e) perpustakaan.
Kebijakan dan Prasyarat Admisi (Admission Policy, Criteria and Procedure) : ::
Lulusan SMA / MA Jurusan IPA dan Sekolah Menengah Kejuruan Farmasi Persyaratan pendaftaran berupa dokumen atau salinan meliputi: a) Ijazah atau surat keterangan lulus b) Rapor per semester untuk calon mahasiswa baru c) Surat keterangan atau sertifikat kegiatan dan prestasi d) Surat keterangan sehat (bebas narkoba dan bebas buta warna) e) KTP, KK, dan data diri penting lainnya.
Profil Lulusan (Graduate Profile) : ::
Profil lulusan secara umum program sarjana farmasi adalah a) Care Giver, mampu memberikan pelayanan kefarmasian yang berkualitas secara profesional dan bertanggungjawab. b) Decision Maker, mampu untuk mengevaluasi, mensintesis, dan memutuskan/ mengambil keputusan, sehingga melakukan pekerjaannya secara benar, tepat, efektif dalam memanfaatkan semua sumber daya yang ada. c) Communicator, merupakan sosok yang memiliki pengetahuan, percaya diri serta mempunyai keterampilan berkomunikasi yang baik. d) Leader, mampu menjadi pemimpin di berbagai bidang dan situasi, memiliki sifat kepemimpinan termasuk dapat berempati, serta mampu memimpin di saat keterbatasan sumber daya tenaga pelayanan kesehatan, untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat. e) Manager, mampu mengelola semua sumber daya kefarmasian (manusia, fisik dan keuangan) dan informasi; memiliki tanggungjawab yang tinggi dalam menyebarkan informasi tentang obat dan produk kefarmasian terkait; serta mampu bekerjasama dengan tim sebagai atasan maupun sebagai manager/pemimpin di dalam tim pelayanan kesehatan. f) Life long learner, memiliki semangat, konsep, prinsip dan komitmen sebagai seorang farmasis sepanjang waktu dan harus selalu mengikuti serta mempelajari sepanjang karirnya. g) Teacher, memiliki tanggung jawab di dalam mendampingi pendidikan farmasis masa depan, baik sebagai apoteker maupun sebagai guru yang diharapkan dapat menyebarluaskan pengetahuan dan informasi baru maupun mengembangkan keilmuan yang sudah ada ke tenaga kesehatan dan masyarakat. h) Researcher, memiliki kompetensi dan komitmen untuk melakukan penelitian dan mengambil keputusan strategis dan penuh tanggung jawab atas semua aspek yang relevan dengan masalah kefarmasian.