Kota Semarang , Jawa Tengah MENOREH TENGAH X / 22
WA 085100785578 Hubungi Kami
pmb@unwahas.ac.id email pmb unwahas







WEBINAR PERAN DAN FUNGSI LEMBAGA PENJAMIN SIMPANAN (LPS) DALAM MENJAGA STABILITAS PERBANKAN INDONESI

Fakultas Ekonomi Universitas Wahid Hasyim, pada hari Rabu tanggal 2 Desember  2020 menyelenggarakan Seminar Nasional secara Online, yang diikuti  568 participant yang terdiri dari Mahasiswa Unwahas dan audiens umum bergabung dalam kegiatan yang berlangsung dengan zoom.

Dalam rangka kegiatan webinar  ini, Fakultas Ekonomi Unwahas mengangkat tema“Peran Dan Fungsi Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Dalam Menjaga Stabilitas Perbankan Indonesia”.

Acara ini di buka oleh pihak LPS “Bapak Ginung”  dan diikuti oleh bapak Romy Di Putra dengan acara sambutan, serta keynot Speaker oleh Ibu Khanifah S.E., M.Si, CA, Akt. Selaku Dekan fakultas Ekonomi Unwahas.

Industri perbankan merupakan salah satu komponen yang sangat penting dalam perekonomian suatu negara. Krisis pada 1997-1998 telah memberi pelajaran yang berharga bahwa kepercayaan masyarakat dan stabilitas sistem perbankan itu sangat mahal harganya. Berawal dari penutupan 16 bank umum, krisis menimbulkan keraguan dan ketidakpercayaan masyarakat terhadap keamanan menempatkan dananya pada sistem perbankan.Ketidakpercayaan tersebut kemudian mendorong masyarakat untuk menarik simpanannya secara besar-besaran dari sistem perbankan (bank run / bank rush). Dana yang ditarik nasabah tersebut sebagian dilarikan ke luar negeri dan menyebabkan capital flight, sebagian dibelikan valuta asing, serta sebagian dibelanjakan untuk keperluan konsumtif yang mengakibatkan tingkat inflasi melonjak drastis.

  Penyelesaian dampak buruk dari penarikan dana tersebut serta sebagai upaya menumbuhkan kembali kepercayaan masyarakat terhadap sistem perbankan, pemerintah mengeluarkan kebijakan penjaminan terhadap seluruh kewajiban pembayaran bank umum dan BPR (blanket guarantee) melalui Keppres Nomor 26 dan Nomor 193 Tahun 1998.

Bapak Ronald Rulindi, Ph.D sebagai pemateri ke I menyampaikan bahwa Kebijakan blanket guarantee telah terbukti menumbuhkan kembali kepercayaan masyarakat terhadap industri perbankan. Akan tetapi, di sisi lain dapat membebani keuangan negara dan menimbulkan moral hazard, yakni insentif bagi bankir atau nasabah untuk mengambil risiko yang lebih besar dikarenakan adanya penjaminan simpanan. Dengan pertimbangan perlunya menjaga kepercayaan masyarakat dan meminimalkan dampak negatif dari blanket guarantee, pemerintah menetapkan untuk secara bertahap mengurangi lingkup penjaminan dan hanya akan memberikan jaminan terhadap simpanan dalam jumlah terbatas (limited guarantee).

Sementara itu, Bapak Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA sebagai pemateri ke II menyampaikan, bahwa dalam menghadapi pandemi covid – 19 ada beberapa strategi, tantangan dan solusinya. Adapun tantangannya yaitu menurut catatan Bank Dunia sejak th 1871 sf 2020 telah terjadi 14 kali resesi dan resesi ekonomi th 2020 akibat pandemi telah melanda 92.9% negara di dunia lebih besar dibanding th 1931 yg melanda 83,8%. negara. Resesi ekonomi juga telah melanda negara-negara produsen high technology dan yg menjual jasa.(sementara yg sudah resesi Singapura, Korsel,Amerika, Jerman,Hongkong ) Akibat pandemi covid telah terjadi resesi ekonomi dikwartal II mencapai 5,32 % dan kwartal III 2020 mencapai 3,49%. Meskipun dikatakan ada perbaikan bahkan pertumbuhan ekonomi Indonesia terbaik kedua setelah RRT tapi belum menentu. Memang resesi ekonomi yg terjadi sekarang tidak semata- mata karena covid tetapi bersamaan dengan terjadi perang dagang antara Amerika vs China, Brexit ,minyak dunia yang anjlok, deglobalisasi ekonomi akibat aksi proteksionisme negara atau nasionalisme. Akibat lebih jauh demand global maupun regional dan nasional juga akan berhenti, adapun strategi untuk mengatasi permasalahn tersebut adalah pandemi membawa kepada manusia antara hidup dan mati bisa kapan Saja, tetapi kehidupan harus tetap berjalan, maka Perbankan Syariah menjadi solusi menenangkan hati.

Dalam kesempatan yang hangat ini, acara webinar yang bertemakan  “Peran dan Fungsi Lebaga Penjamin Simpanan (LPS) dalam Menjaga Stabilitas Perbankan Indonesia” di tutup oleh pihak Lembaga Penjamin Simpanan.


by. Admin PMB
Jumat , 04 Desember 2020 , 09:50:33
views. 177